Main Menu

Monday, 7 January 2013

Kota-Kota Terseram Di Dunia

Saat anda mengunjungi tempat yang berhawa mistis atau tempat yang menyuguhkan sesuatu hal aneh, tentunya itu akan membuat anda penasaran dan merasa tertantang bukan? Nah, mungkin jika anda suka akan hal yang menantang adrenalin tersebut, kota-kota terseram di dunia berikut ini bisa menjadi referensi anda untuk liburan nanti. Kota-kota ini merupakan kota yang memiliki banyak cerita seram dari masa lalunya.

Seperti yang dikutip Journeyetc, Kota-Kota terseram di dunia ini terdapat banyak peninggalan -peninggalan bangunan yang menurut masyarakat setmpat menyimpan cerita seram yang menakutkan. Penasaran apa saja kota tersebut? Berikut adalah ulasannya :

1. Pripyat (Ukraina)


Kota Pripyat adalah sebuah desa hantu dekat lokasi pembangkit listrik Chernobyl, terkenal dianggap sebagai krisis nuklir terburuk dalam sejarah. Bencana menjadi cermin sesuatu yang salah dengan platform energi nuklir. Kota ini membeku pada era 1980-an lantaran kecelakaan nuklir yang terjadi pada April 1986. Daerah tersebut masih tidak cocok untuk kehidupan manusia. Beberapa perusahaan perjalanan di Ukraina bahkan menawarkan tur. Tidaklah sulit mendapatkan dokumen yang diperlukan untuk mengunjungi kota hantu, namun kota tetap dijaga ketat untuk tujuan keselamatan, apalagi beberapa satwa liar diam-diam kembali ke Pripyat.

2. Oradour-sur-Glane (Prancis)


Oradour-sur-Glane di Limousin, Prancis, telah ditinggalkan sejak 1944. Nazi menghancurkan kota ini ketika datang selama Perang Dunia II yang membunuh 642 penduduk. Bukti kekejaman perang tercermin pada bangunan dan mobil terbakar yang masih ada. Pembantaian yang terjadi di sudut Perancis dianggap sebagai salah satu kejahatan paling kejam dalam sejarah umat manusia. Bila Anda mengunjungi kota hantu, Anda akan diminta untuk tetap tenang selama berada di kota penuh memori oleh para martir.

3. Kayakoy (Turki)


Kayakoy telah ditinggalkan sejak 1920-an. Ini adalah desa yang besar dan rumah bagi ribuan orang Kristen sampai Perang Yunani-Turki. Anda akan melihat struktur rumah dan gereja yang sudah terbengkalai. Masih ada harapan bahwa tempat ini pernah berkembang dan dihidupkan kembali.

4. Kolmanskop (Namibia)


Kota lain yang ditinggalkan adalah Kolmanskop di Namibia yang berkembang sebelumnya sebagai sebuah desa pertambangan. Masih ada struktur, namun mereka hanya memiliki pasir di dalamnya. Kota didirikan dan dikembangkan ketika Jerman menemukan potensi pertambangan area. Setelah memaksimalkan sumber daya di daerah itu, para penambang harus bergerak sehingga padang pasir mulai merebut kembali Kolmanskop. Pasir perlahan-lahan menghapus segala sesuatu dari rumah, jalan, dan bangunan lainnya. Pasir Kolmanskop segera bergeser dan akan dikubur.

5. Centralia (Amerika Serikat)


Sejak awal 1960-an, sebuah tambang batu bara di bawah kota ini telah terbakar dan melepaskan asap dan uap beracun ke udara. Orang-orang telah dievakuasi, tetapi segelintirnya tetap percaya bahwa evakuasi adalah sebuah konspirasi sehingga beberapa dapat mengambil keuntungan dari batubara antrasit.

6. Sanzhi (Taiwan)


Sanzhi adalah sebuah resor liburan yang dirancang untuk prajurit angkatan bersenjata AS di bagian utara Taiwan. Yang lain membandingkan bangunan seperti UFO, tetapi Sanzhi memiliki banyak masalah sejak peletakan batu pertama. Konstruksi yang terhubung ke banyak kematian pekerja akibat kecelakaan konstruksi dan kecelakaan mobil. Warga setempat mengklaim atribut kehidupan supranatural menjadi penyebabnya.

Menarik bukan kota-kota terseram di dunia di atas? Jika anda mengunjunginya, pasti anda akan merasa tertantang dengan crita-serita seram yang selalu ada di kota tersebut. Namun jika anda takut akan hal itu, disarankan untuk tidak mengunjunginya karena itu akan membuat anda tidak nyaman nantinya. Penasaran dengan hal-hal seram lainnya? anda juga bisa membaca taman wisata bermain terseram di dunia ataupun pulau-pulau yang dilarang untuk dikunjungi, itu semua juga sudah saya tulis bebrapa hari yang lalu. Sekian dari saya, semoga bermanfaat untuk anda dan terima kasih.

0 comments:

RAhmad Ariansyah. Powered by Blogger.